PROFIL DESA KEBONAGUNG
A. SEJARAH BERDIRINYA DESA KEBONAGUNG
Sejarah Desa
Kebonagung tidak terlepas dari sejarah Kadipaten Lamajang. Awalnya Desa
Kebonagung bernama Desa Kebonsari yang kemudian berubah nama menjadi Kebonagung
secara resmi pada tahun 1907 dengan kepala desa pertama yang bernama Bapak
Sagimun. Menurut sumber cerita dari para sesepuh desa, sebutan Desa Kebonagung berasal dari banyaknya
kebun atau ladang yang sangat luas atau agung yang berada di bawah kekuasaan
Kadipaten Lamajang dengan Adipati Minak Koncar. Dalam membabat Desa Kebonagung
terdapat sesepuh yang sangat berjasa diantaranya Mbah Nyamplung, Mbah Lampao,
Kyai Mas Ihrom, Mbah Marlidin, Mbah Bajing, Mbah Diman, Mbah Sumber/Mus, Mbah Siti Inggil,
Mbah Bujuk Rami, Mbah Sumber Suko dan Mbah Reti.
Hingga saat
ini dapat dilihat bahwa mayoritas penduduk Desa Kebonagung bermata pencaharian
sebagai petani karena luasnya wilayah pertanian di Desa Kebonagung. Masyarakat
Desa Kebonagung tidak hanya menjadi petani padi, mereka juga menggandrungi
dalam dunia pertanian untuk bercocok tanam jagung, buah, dan sayuran. Selain
itu, Desa Kebonagung termasuk daerah dataran rendah yang masyarakatnya juga
bermata pencaharian sebagai peternak dan pengrajin bata merah.
Desa Kebonagung relatif strategis karena mudah untuk dijangkau oleh kendaraan dengan akses jalan menuju lingkungan desa yang cukup baik. Kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap arus transportasi yang relatif lancar sehingga pembentukan karakter masyarakat terhadap lingkungan relatif lebih terbuka terhadap perubahan. Dengan demikian, masyarakat Desa Kebonagung bisa menyerap perubahan digitalisasi saat ini dengan cukup mudah dan menciptakan masyarakat yang tanggap akan digitalisasi.
Selain itu,
keterbukaan terhadap perubahan ini membuat masyarakat lebih tanggap akan
perubahan yang lebih modern. Hal ini bisa berdampak positif juga untuk Desa
Kebonagung. Dimana awalnya banyak masyarakat yang mengolah hasil potensi Desa
untuk dimakan keluarganya sendiri karena takut tidak ada yang membeli. Saat ini
berubah, di era yang serba digital seperti saat ini masyarakat malah berlomba –
lomba untuk mengembangkan kreativitasnya membuat produk inovatif dan dijual
melalui pemasaran media sosial.
Desa
Kebonagung memiliki wilayah yang cukup luas dan terbentang oleh 3
Desa/Kelurahan lainnya. Oleh karena itu, Desa Kebonagung dibagi menjadi 5 Dusun
diantaranya :
1. Dusun Krajan
I
® Dusun Krajan I terdiri dari 1 RW dan 3 RT
diantaranya RT 1 (Jl. Jatian), RT 2 dan RT 3 (Gang Buntu). Dusun Krajan I memiliki warga yang
sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, pedagang, peternak, dan
karyawan swasta. Dusun Krajan I memiliki banyak potensi olahan masyarakat
diantaranya UD. Kaisar Tahu, Batik Girli, Batik Sekar Agung, Susu Kambing,
Kerupuk Puli, Sakiler,
dan masih banyak lagi.
2.
Dusun Krajan II
® Dusun Krajan II terdiri dari 1 RW dan 2 RT diantaranya RT
1 dan RT 2 yang
dikenal dengan warga Arjamas. Dusun
Krajan II memiliki warga yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani
dan pedagang. Dusun Krajan II memiliki potensi olahan masyarakat diantaranya
Tempe Menjes Mbak Rofi, Jamu Mbak Darmi, Dan Aneka Rajut/Sulaman.
3. Dusun Kebonagung Kidul
® Dusun Kebonagung Kidul terdiri dari 1 RW dan 2 RT
diantaranya RT 1 dan RT 2. Dusun
Kebonagung Kidul merupakan Dusun yang terbentang oleh 3 Desa/Kelurahan lain diantaranya Desa Karangsari, Desa Klanting, dan
Kelurahan
Citrodiwangsan. Dusun Kebonagung Kidul memiliki warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai
petani sayuran.
4. Dusun Sitinggil
® Dusun Sitinggil terdiri
dari 1 RW dan 3 RT diantaranya RT 1,
RT 2, dan RT 3. Dusun Sitinggil memiliki warga yang sebagian besar bermata
pencaharian sebagai petani dan pedagang. Dusun
Sitinggil ini wilayah yang memiliki
fasilitas pendidikan baik TK maupun SD.
5. Dusun Kebonarang
® Dusun Kebonarang memiliki wilayah yang cukup luas
dan terdiri dari 1 RW dan 6 RT diantaranya RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, RT 5, dan RT
6. Dusun Kebonarang memiliki warga
yang mayoritas bermata pencaharian sebagai pengrajin batu bata merah dan
petani. Dusun Kebonarang juga memiliki potensi besar yang berasal dari pabrik
kayu PT. Serbuk Jaya Abadi. Meskipun letak pabrik berada di perbatasan antara
Dusun Kebonarang dan Desa Mojo pabrik ini mampu menyerap banyak tenaga kerja
yang berasal dari Desa Kebonagung sehingga mengurangi pengangguran.
Potensi yang
dimiliki Desa Kebonagung ini tidak lepas dari dorongan dan dedikasi kepala desa
yang pernah memimpin Desa Kebonagung. Dari mayoritas masyarakat yang bermata
pencaharian sebagai petani bisa merambah ke dunia lain sehingga bisa
meningkatkan potensi Desa Kebonagung seperti pendirian UMKM tahu, batik, tempe,
keripik, dan jamu. Tak hanya itu, dari segi pendidikan banyak masyarakat Desa
Kebonagung yang mulai mementingkan pendidikan sehingga tingkat anak tidak
sekolah (ATS) di Desa Kebonagung minim sekali dan sudah banyak masyarakat yang
berpendidikan paling rendah SLTA/Sederajat.
Selama berdirinya Desa Kebonagung telah dipimpin oleh 12 orang Kepala Desa dengan visi misi yang baik yaitu untuk mengembangkan potensi yang ada di Desa Kebonagung. Berikut nama – nama yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa Kebonagung diantaranya sebagai berikut :
|
NO |
NAMA |
MASA JABATAN |
KET |
|
1 |
Sagimun |
1907 s/d 1911 |
Kades Pertama |
|
2 |
Wiryo Rejo |
1911 s/d 1916 |
Kades Kedua |
|
3 |
Sarikerto |
1916 s/d 1919 |
Kades Ketiga |
|
4 |
Sumosastro |
1919 s/d 1963 |
Kades Keempat |
|
5 |
Manasum |
1963 s/d 1965 |
Kades Kelima |
|
6 |
Trimo Diharjo |
1965 s/d 1985 |
Kades Keenam |
|
7 |
Sukandri |
1985 s/d 1995 |
Kades Ketujuh |
|
8 |
Amari |
1995 s/d 2003 |
Kades Kedelapan |
|
9 |
M. Djaelani |
2003 s/d 2004 |
Kades Kesembilan |
|
10 |
Romli Dwijayadi |
2004 s/d 2005 |
Kades Kesepuluh (PJS) |
|
11 |
Matasan |
2005 s/d 2006 |
Kades Kesebelas (PJS) |
|
12 |
Suhanto |
2006 s/d 2012 |
Kades Keduabelas |
|
13 |
Suhanto |
2012 s/d 2018 |
Kades Ketigabelas |
|
14 |
Suhanto |
2018 s/d Sekarang |
Kades Keempatbelas |
B. DATA UMUM DESA KEBONAGUNG
|
1. Tipologi Desa/Kelurahan |
: PERSAWAHAN |
|
2. Klasifikasi Desa /Kelurahan |
: SWADAYA |
|
3. Kategori Desa /Kelurahan |
: MULA |
|
4. Komoditas Unggul Berdasarkan Luas Tanam |
: Padi |
|
5. Komoditas Unggul Berdasarkan Nilai
Ekonomi |
: Tebu,
Padi |
|
6. Luas Wilayah |
: ± 201.109 Ha |
|
a. Lahan Sawah |
: ± 105.832 Ha |
|
b. Lahan Ladang |
: ± 25.472 Ha |
|
c. Lahan Perkebunan |
: ± 60.841 Ha |
|
d. Peternakan |
: ± 3.000 Ha |
|
e. Hutan |
: - Ha |
|
f. Waduk/Danau/Situ |
: - Ha |
|
g. Lahan Lainnya |
: ± 5.964 Ha |
|
7. Jumlah
Sertifikat Tanah/Luas Tanah |
: - |
|
8. Luas Tanah Kas Desa (TKD) |
: ± 22,805 Ha |
|
9. Orbital (Jarak Dari Pusat
Pemerintah) |
|
|
a. Jarak dari pusat Pemerintahan Kecamatan |
: ± 3 km |
|
b. Jarak dari pusat Pemerintahan Kabupaten |
: ± 6 km |
|
c. Jarak dari
Kota/Ibu Kota Provinsi |
: ± 145 km |
|
d. Jarak dari Ibukota Negara |
: ± 970 km |
|
| |
|
|
|
BATAS |
DESA/KELURAHAN |
KECAMATAN |
|
Utara |
Dawuhan Lor |
Sukodono |
|
Selatan |
Klanting, Citrodiwangsan |
Sukodono, Lumajang |
|
Timur |
Karangsari |
Sukodono |
|
Barat |
Babakan, Mojo |
Padang |
-
Jumlah Penduduk Laki-Laki : 1.813 Jiwa
-
Jumlah Penduduk Perempuan : 1.926 Jiwa
-
Jumlah Total Penduduk : 3.739 Jiwa
-
Jumlah Kepala Keluarga : 1000 KK
- Kepadatan Penduduk (Penduduk/Luas Desa) : 0,02
E. POTENSI KELEMBAGAAN
a. Visi dan Misi Desa
|
Visi |
Misi |
|
Bersama-sama
membangun Desa Kebonagung menuju Kebonagung Sejahtera |
1. Pengalokasian dana perbantuan berdasarkan
skala prioritas agar pemenuhan kebutuhan masyarakat dapat tertangani dan
teratasi secara cepat, tepat dan akurat serta mufakat 2. Meningkatkan kapasitas
Kepala Desa dan Perangkat Desa 3. Memberdayakan serta mengoptimalkan
pengelolaan sumber
daya yang ada 4. Memfasilitasi dan meningkatkan kapasitas
organisasi pemuda, organisasi masyarakat dan organisasi keagamaan yang ada di
desa 5. Meningkatkan pengembangan kegiatan
kepemudaan, kemasyarakatan dan keagamaan |
b. Pembagian Wilayah Desa
Wilayah Administrasi Desa Kebonagung terbagi menjadi beberapa Dusun dan RT/RW. Berikut Rinciannya :
|
No |
Desa/Kelurahan |
Dusun |
RT |
RW |
|
1 |
Kebonagung |
a. Krajan I |
3 |
1 |
|
b. Krajan II |
2 |
1 |
||
|
c. Kebonagung Kidul |
2 |
1 |
||
|
d. Siti Inggil |
3 |
1 |
||
|
e. Kebonarang |
6 |
1 |
||
|
JUMLAH |
5 |
16 |
5 |
|
c. Struktur Organisasi Pemerintahan Desa
NO
NAMA
JABATAN
1
SUHANTO, S.H
KEPALA DESA
2
FAISAL FIBRIANTO
SEKRETARIS DESA
3
MUHAMMAD SHOLIHIN
KASI PEMERINTAHAN
4
AKHMAD SAHURI
KASI PERENCANAAN
5
MULIYATI
KAUR UMUM DAN TU
6
HENDRIK VOLLYANTO
KAUR KEUANGAN
7
SATURO
KAUR KESEJAHTERAAN
8
HARIYONO
KASUN KRAJAN I
9
ACHMAD FAUZI
KASUN KRAJAN II
10
NUR SUBANDIANTO
KASUN KEBONAGUNG KIDUL
11
ANANG SULISTIANTO
KASUN SITINGGIL
d. Struktur Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
NO
NAMA
JABATAN
1
RIJONO
KETUA
2
KASIANTO
WAKIL KETUA
3
SITI ROFIATUL QO'IMAH
SEKRETARIS 4
ACHMAD CHUSEN
ANGGOTA
5
SUGIONO
ANGGOTA
e. Struktur Ketua Rukun Warga (RW)
|
NO |
NAMA |
JABATAN |
|
1 |
MUHAMMAD NURIL HUDA |
KETUA RW 01 |
|
2 |
MARDI |
KETUA RW 02 |
|
3 |
MUJIONO |
KETUA RW 03 |
|
4 |
HERMANTO |
KETUA RW 04 |
|
5 | SUPRIYADI | KETUA RW 05 |
f. Struktur Ketua Rukun Tetangga (RT)
NO | NAMA | JABATAN |
1 | SUPRIYADI | KETUA RT 01 RW 01 |
2 | MARVIUNUS RIZALUDDIN | KETUA RT 02 RW 01 |
3 | SISWANTORO | KETUA RT 03 RW 01 |
4 | AHMAD SUDIRMAN | KETUA RT 01 RW 02 |
5 | TUMASAR | KETUA RT 02 RW 02 |
6 | SAMSUL ARIFIN | KETUA RT 01 RW 03 |
7 | SATUHAN | KETUA RT 02 RW 03 |
8 | SITI RODIYAH | KETUA RT 01 RW 04 |
9 | ROHIM | KETUA RT 02 RW 04 |
10 | SUHARTONO | KETUA RT 03 RW 04 |
11 | ERMAN SLAMET | KETUA RT 01 RW 05 |
`12 | M. ABDUL ROFIK | KETUA RT 02 RW 05 |
13 | IMAM SAFI’I | KETUA RT 03 RW 05 |
14 | ROHIM | KETUA RT 04 RW 05 |
15 | IMAM MAHADI | KETUA RT 05 RW 05 |
16 | KOSIM | KETUA RT 06 RW 05 |
g. Paguyuban Aktif Desa Kebonagung
1. Paguyuban Argabu (Dusun Krajan I)
2. Paguyuban Arjamas (Dusun Krajan II)
3. Paguyuban Laskar Sitinggil (Dusun Sitinggil)

Komentar
Posting Komentar